VS26 · Vertikal Ekspor · Wilayah Bali

Bali Mengekspor Salah Satu Produk Paling Dikenal di Dunia. Mayoritas Eksportir Tidak Punya Infrastruktur Digital untuk Membuktikannya.

Celahnya bukan pada produk. Celahnya adalah infrastruktur digital yang memungkinkan importir, buyer, dan agen procurement menemukan, mengevaluasi, mempercayai, serta bertransaksi dengan eksportir Bali - tanpa harus melalui undangan trade fair.

Bali
Sistem Akuisisi Ekspor
AKTIF
Inquiry Buyer
Nilainya terkompoun setiap bulan ia beroperasi
Website
Kepatuhan
Dibangun agar ada. Bukan agar bekerja.
VS26 · Vertikal Ekspor · Kohort Pilot · Bali

YPYM menutup celah antara produk Bali berkelas dunia dengan buyer internasional yang tidak dapat menemukannya.

Program Ekspor Bali adalah kohort geografis pertama dalam VS26 - sebuah kemitraan bisnis terstruktur yang membangun, mengoperasikan, dan berinvestasi pada sistem digital berorientasi ekspor untuk eksportir Bali. Tanpa retainer tetap. Tanpa biaya infrastruktur. Tanpa biaya muka.

6
Lapisan operasional yang dibangun
10
Lapisan website yang wajib
5
Masalah eksportir yang diselesaikan
26%
Ekuitas - Tarif VS26

VS26 · Konteks

Kenapa Bali. Kenapa Sekarang.

Sumber: BPS Provinsi Bali · 2022-2024

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan bahwa nilai ekspor nonmigas Bali pada 2023 mencapai USD 567,8 juta, meningkat dibandingkan USD 498,2 juta pada 2022 - pertumbuhan sekitar 14% secara tahunan. Tren ini berlanjut ke 2024, dengan kumulatif ekspor Januari sampai Oktober 2024 sudah melampaui angka 2023 secara keseluruhan. Pertumbuhan ini tidak ditopang oleh satu kategori produk saja, melainkan tersebar di seluruh sektor unggulan Bali yang bersifat kerajinan, tekstil, dan produk alam.

Tiga komoditas dengan nilai ekspor tertinggi secara konsisten adalah pakaian jadi dan tekstil (HS 61 sampai 63), barang kerajinan kayu dan rotan (HS 44, 46), serta perhiasan perak dan logam mulia (HS 71). Di luar tiga besar, produk kulit dan alas kaki, kopi dan rempah-rempah olahan, produk kosmetik dan perawatan tubuh berbasis bahan alami, serta produk bambu dan serat alam menunjukkan pertumbuhan ekspor yang konsisten selama periode 2022 sampai 2024. Keseluruhan kategori ini berbagi satu karakteristik: daya tarik komersialnya di pasar internasional bersumber langsung dari asal geografis Bali sebagai penanda kualitas dan autentisitas.

Dari sisi negara tujuan, Amerika Serikat secara konsisten menjadi pasar ekspor terbesar Bali dengan porsi sekitar 28 sampai 32% dari total nilai ekspor. Australia menempati posisi kedua - khususnya untuk produk furnitur, tekstil, dan kerajinan - diikuti oleh Jepang, Jerman, dan Belanda sebagai pintu masuk utama ke pasar Eropa. Dalam tiga tahun terakhir, pasar Korea Selatan dan Uni Emirat Arab mencatat pertumbuhan permintaan yang signifikan, terutama untuk produk kerajinan premium dan tekstil batik. Peta tujuan ekspor ini sepenuhnya selaras dengan cakupan target market yang dioperasikan YPYM dalam program ini - dan menjadi dasar dari arsitektur SEO internasional yang dibangun untuk setiap eksportir peserta.

Leverage Merek

Sinyal Merek Bali

Bali beroperasi sebagai sinyal merek berdaulat di benak pasar global. Direktur procurement di Belanda atau retail buyer di Tokyo memberikan atribusi kualitas secara otomatis kepada Bali sebagai penanda asal produk - dengan kecepatan yang tidak bisa ditandingi oleh wilayah Indonesia mana pun. Ini adalah keunggulan struktural dalam pencarian dan komersial yang saat ini disia-siakan.

Intensi pencarian: asal premium
Celah Struktural

Media Sosial Bergerak di Lingkaran Tertutup

Pelaku usaha di Bali memahami Instagram dan WhatsApp. Yang belum dibangun mayoritas adalah kehadiran digital kelas ekspor - website yang direkayasa untuk menangkap niat komersial dari buyer asing yang mencari dalam bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Belanda, atau Korea, tepat pada saat mereka sedang aktif mencari pemasok.

x Postingan Instagram berbahasa Indonesia
tidak menjangkau sourcing agent di Hamburg
✓ Halaman SEO kelas ekspor berbahasa Inggris
menangkap query pada momen yang tepat
Realita Regulasi

Website Sebagai Aset Finansial

Regulasi ekspor Indonesia mewajibkan website perusahaan sebagai bagian dari dokumentasi operasional untuk aktivitas ekspor yang legal. Sebagian besar eksportir Bali memenuhi persyaratan ini dengan website yang dibangun sekadar agar ada, bukan agar bekerja. YPYM memperlakukan website sebagai aset finansial, bukan dokumen kepatuhan. Perbedaan hasilnya dapat diukur.

IDR 0
Hasil website kepatuhan
+∞
Aset akuisisi

VS26 · Definisi Masalah

Masalah yang Kami Selesaikan. Secara Presisi.

Sebagian besar eksportir Bali menghadapi serangkaian masalah struktural yang saling terkait yang belum ada satu vendor pun menyelesaikannya secara utuh. YPYM menangani kelima masalah ini secara bersamaan.

# Masalah Definisi
01 Website Dibangun untuk Kepatuhan, Bukan Konversi Website itu ada. Ada nama perusahaan, foto produk, dan alamat email kontak. Namun tidak muncul di hasil pencarian untuk query yang sebenarnya dipakai buyer asing. Tidak mengandung sinyal kepercayaan yang memenuhi syarat due diligence pengadaan internasional. Tidak menjalankan fungsi komersial apa pun.
02 Tanpa Intelijen Pasar Mayoritas eksportir Bali bersifat reaktif: mereka mengekspor kepada siapa pun yang menemukan mereka - biasanya melalui kontak dari trade fair atau hubungan buyer lama. Mereka belum memetakan negara mana yang memiliki permintaan struktural untuk kategori produknya, tren volume impor, persyaratan regulasi, maupun posisi kompetitif terhadap pemasok dari India, Tiongkok, Vietnam, atau Maroko.
03 Website Tidak Bicara dalam Bahasa Buyer Importir asing yang beroperasi di UE, AS, Australia, atau Jepang memiliki kebutuhan informasi yang spesifik sebelum mereka berani mengajukan sourcing inquiry: dokumentasi kepatuhan produk, sertifikasi ekspor, verifikasi badan hukum, kejelasan payment term, dan kompatibilitas regulasi di sisi impor. Mayoritas website eksportir Bali tidak memuat satu pun di antaranya.
04 Sistem Digital Terputus dari Transaksi Bahkan ketika buyer melakukan kontak, umumnya tidak ada sistem terstruktur untuk menangkap, mengkualifikasi, dan mengelola inquiry tersebut. Tidak ada form RFQ. Tidak ada respons otomatis. Tidak ada lapisan kualifikasi prospek. Inquiry masuk melalui form kontak generik atau WhatsApp, tanpa konteks, tanpa spesifikasi produk, dan tanpa sinyal niat komersial.
05 Kepatuhan Negara Tujuan Tidak Ditangani Eksportir memahami dokumentasi ekspor Indonesia. Yang sering tidak dipahami adalah bahwa negara buyer memiliki persyaratan kepatuhan impornya sendiri: GDPR untuk pengunjung UE, standar FDA untuk produk AS, CE marking untuk produk UE, regulasi REACH, SVLK/EUDR untuk produk berbasis kayu, pembatasan fitosanitari, dan mandat pelabelan spesifik per negara.

VS26 · Arsitektur Sistem

Yang YPYM Bangun dan Operasikan

Program ini bukan jasa desain website. Ini adalah penggelaran sistem akuisisi ekspor yang utuh, dioperasikan oleh YPYM sebagai partner bisnis dengan keselarasan finansial langsung terhadap hasil yang dihasilkan.

01

Pengembangan Website

Arsitektur website berkinerja tinggi dan berkelas ekspor, dibangun untuk akuisisi buyer internasional. Bukan brosur - melainkan sistem konversi. Dibangun agar termuat cepat dari negara mana pun, terstruktur untuk memenuhi persyaratan kepatuhan regulasi serta standar indeksasi mesin pencari, dan dirancang untuk mengkomunikasikan kredibilitas kepada audiens procurement asing dalam 30 detik pertama sesi kunjungan.

02

Perencanaan dan Riset SEO

Riset kata kunci spesifik per pasar yang menyasar query riil yang digunakan importir, buying agent, distributor, dan tim procurement retail di setiap negara target. SEO berorientasi niat ekspor: mengidentifikasi bahasa persis yang dipakai buyer ketika mereka sedang berada dalam posisi aktif mencari pemasok, lintas bahasa dan lintas mesin pencari.

03

Operasi SEO

Eksekusi SEO teknis berkelanjutan: pemantauan kesehatan crawl, pengelolaan cakupan indeks, perawatan Core Web Vitals, penggelaran structured data, arsitektur internal link, dan laporan kinerja bulanan lintas seluruh pasar target. SEO bukan aktivitas sekali jalan. Ia adalah operasi berkelanjutan. YPYM yang menjalankannya.

04

Produksi Konten

Konten naratif yang direkayasa untuk melayani dua fungsi sekaligus: membangun otoritas topikal di pencarian untuk query kategori produk, dan mengkomunikasikan proses manufaktur, standar kualitas, serta autentisitas asal kepada audiens buyer asing. Setiap konten memiliki peran struktural di dalam sistem akuisisi.

05

SEO Internasional (Hreflang dan Multi-Regional)

Implementasi benar atas arsitektur situs multi-regional dan multi-bahasa dari Google. Anotasi hreflang, pemilihan struktur URL (subfolder atau subdomain per pasar), konfigurasi penargetan negara di Google Search Console, dan penggelaran konten terlokalisasi per pasar prioritas. Website tanpa arsitektur ini tidak terlihat oleh buyer yang mencari dalam bahasa mereka sendiri.

06

Intelijen Pasar Ekspor

Riset dan pemetaan pasar ekspor target: negara mana yang mengimpor kategori produk spesifik, tren volume impor, importir dan distributor dominan di setiap pasar, persyaratan sertifikasi dan kepatuhan, serta lanskap peluang pencarian. Hasil riset ini menentukan ke mana website mengarahkan konten dan investasi SEO, dan di mana eksportir sebaiknya mengalokasikan atensi komersialnya.


VS26 · Arsitektur Website

10 Lapisan Arsitektur Wajib

Ini adalah arsitektur konten presisi yang memisahkan website kepatuhan dari aset akuisisi. Setiap lapisan wajib. Setiap lapisan punya fungsi. YPYM telah memetakan kebutuhan informasi persis dari proses due diligence buyer asing dan membangun sistem yang memenuhi setiap kebutuhan itu sebelum diminta.

Lapisan 1 Dokumentasi Badan Hukum dan Otorisasi Ekspor
Nama legal perusahaan dan detail pendaftaran PT (NIB, SIUP-E), klasifikasi izin ekspor, NPWP, alamat pendaftaran perusahaan, struktur direksi, referensi bank, keanggotaan GPEI/KADIN, rekam jejak ekspor, dan status operasional legal. Kepercayaan dimulai dari identitas legal yang dapat diverifikasi - bukan dari foto produk.
Lapisan 2 Matriks Kepatuhan Produk dan Sertifikasi
Kode HS per kategori produk, Certificate of Origin (CoO), Phytosanitary Certificate, status CITES, kepatuhan SNI, sertifikasi SVLK/EUTR untuk produk kayu, Halal (MUI), MSDS/SDS, Fair Trade, sertifikasi organik. Sisi negara tujuan: CE marking, REACH, EUDR, FDA, CPSIA, AQIS, TGA, PSC, JAS - per pasar target.
Lapisan 3 Spesifikasi Produk dan Otoritas Komersial
Spesifikasi rinci per SKU: material, dimensi (metrik dan imperial), bobot, opsi warna/finish. MOQ dinyatakan jelas. Lead time: produksi dan pengiriman terpisah. Kapasitas OEM/ODM, spesifikasi kemasan, kebijakan sampel, proses QC (opsi SGS/Bureau Veritas/Intertek), kapasitas produksi, kebijakan subkontrak, pelabuhan muat (Benoa).
Lapisan 4 Syarat Komersial dan Perdagangan
Payment term: T/T, L/C, D/P, D/A, trade credit. Incoterms: EXW, FOB (Benoa), CIF, DAP - masing-masing didefinisikan dengan tanggung jawab eksportir dan buyer. Opsi mata uang invoice (USD utama, EUR, AUD, JPY). Protokol akses price list. Pengungkapan asuransi marine cargo. Relasi freight forwarder.
Lapisan 5 Arsitektur Kepercayaan dan Kredibilitas
Rekam jejak ekspor per wilayah (tanpa menyebut identitas buyer spesifik). Testimoni buyer internasional dengan negara asal. Riwayat partisipasi trade fair dan pameran (Ambiente, Maison et Objet, Canton Fair, dan seterusnya). Liputan media. Penghargaan ekspor dari BPEN/KEMENDAG. Foto dan video pabrik/bengkel. Profil tim. Sertifikasi ISO.
Lapisan 6 Landing Page Per Pasar dan Konten Terlokalisasi
Anotasi hreflang (resiprokal yang benar), arsitektur subfolder (/en-us/, /en-gb/, /en-au/, /ja/, /de/, /nl/, /ko/), konfigurasi x-default, penargetan negara di Google Search Console, arsitektur canonical, XML sitemap dengan anotasi hreflang, konfigurasi CDN untuk wilayah target. Setiap pasar prioritas memiliki landing page tersendiri dengan konteks buyer lokal dan form kontak.
Lapisan 7 Infrastruktur Penangkapan Prospek dan Inquiry
Form RFQ yang terstruktur untuk menangkap: nama buyer, perusahaan, negara, kategori produk, spesifikasi, kuantitas, sertifikasi yang diperlukan, pelabuhan tujuan, lead time, dan payment term. Form permintaan sampel terpisah. Unduhan katalog berpagar. Sistem auto-respons dengan komitmen waktu tanggap. Integrasi WhatsApp Business dengan konteks terisi otomatis. Live chat. Rute prospek ke sistem kualifikasi YPYM dalam 48 jam.
Lapisan 8 Pusat Konten Ekspor (Otoritas Pencarian dan Edukasi Buyer)
Konten asal dan proven provenance produk (otoritas topikal sekaligus narasi premium). Panduan buyer per pasar target ('Cara Mengimpor Furnitur Rotan Bali ke Belanda: Panduan Bea Cukai, Sertifikasi, dan Pengiriman'). Konten sustainability dan ethical sourcing. Dokumentasi proses. FAQ untuk buyer internasional. Konten update regulasi per negara tujuan.
Lapisan 9 Lapisan Infrastruktur Teknis dan Kepatuhan
Core Web Vitals dalam ambang batas 'Good' dari node CDN internasional. HTTPS serta security header lengkap (HSTS, CSP, X-Frame-Options, Referrer Policy). Schema markup: Organization, Product, LocalBusiness, BreadcrumbList, FAQPage. Arsitektur responsif mobile-first. Kepatuhan GDPR (UE), CCPA (AS), PDPA (Indonesia) - cookie consent, privacy policy, hak subjek data, Terms of Use, Cookie Policy, WCAG 2.1 Level AA.
Lapisan 10 Lapisan GEO dan AEO - Infrastruktur Discovery di Era AI
Generative Engine Optimization (GEO): konten yang terstruktur dengan kejelasan semantik, kepadatan fakta, dan kekhususan entitas yang diprioritaskan sistem sitasi AI (Google AI Overviews, Perplexity, ChatGPT Search). Answer Engine Optimization (AEO): FAQ schema dengan pertanyaan berintensi buyer. Rekayasa pengenalan entitas untuk Google Knowledge Graph. Schema HowTo, FAQPage, Product, dan Organization untuk discovery yang dimediasi AI.

VS26 · Riset

Intelijen Pasar Ekspor

YPYM melakukan riset intelijen pasar ekspor yang terstruktur di awal setiap kerja sama. Riset ini bukan laporan pasar generik, melainkan kerangka pengambilan keputusan yang spesifik terhadap kategori produk eksportir, kapasitas operasional, dan status sertifikasi yang dimiliki.

Volume Impor per Kategori Produk

Negara mana yang mengimpor volume tertinggi untuk rentang kode HS yang sesuai dengan produk eksportir. Tren tiga tahun terakhir: pasar mana yang tumbuh dan mana yang menyusut.

Analisis Asal Pemasok

Dari mana negara pengimpor saat ini memasok produk tersebut. Mengidentifikasi peluang struktural ketika Bali dapat menunjukkan diferensiasi kualitas dan kepatuhan pasar tujuan (misalnya SVLK/EUDR UE, CE) di hadapan pemasok dominan dari Vietnam, India, Tiongkok, atau Maroko.

Pemetaan Lanskap Buyer

Siapa importir, distributor, wholesaler, dan retail buying group dominan di setiap pasar prioritas. Siapa yang membeli kategori produk ini, pada volume berapa, dan melalui kanal sourcing apa. Pasar target mencakup: Belanda, Jerman, AS, Australia, Jepang, Inggris, Prancis, Korea Selatan, Kanada, Uni Emirat Arab.

Pemetaan Permintaan Pencarian

Query apa yang digunakan buyer di setiap pasar target ketika mereka sedang aktif mencari kategori produk. Hasilnya langsung dipakai untuk merancang arsitektur konten SEO yang digelar di website - lintas bahasa dan lintas mesin pencari.

Analisis Kesenjangan Sertifikasi dan Kepatuhan

Sertifikasi apa yang saat ini dimiliki eksportir, dan mana yang disyaratkan atau sangat disukai buyer di setiap pasar prioritas. Analisis ini mengidentifikasi investasi sertifikasi spesifik yang membuka nilai komersial terbesar sebelum dibutuhkan.

Asesmen Posisi Kompetitif

Bagaimana produk, titik harga, MOQ, lead time, dan profil sertifikasi eksportir terposisi terhadap pemasok dominan di setiap pasar target. Di mana argumentasi diferensiasi paling kuat, dan di mana ia perlu diperkuat agar memenangkan keputusan sourcing.


VS26 · Kolaborasi

Tiga Struktur Kolaborasi

Pilih model yang sesuai dengan preferensi kepemilikan dan tahap komersial Anda. Ketiga struktur berbagi prinsip yang sama: kompensasi YPYM terikat langsung pada hasil yang dihasilkannya.

VS26 · Struktur Utama Venture Studio
Ekuitas
Ajukan Asesmen
≥26% porsi ekuitas

YPYM menjadi pemegang saham · 100% pemasaran oleh YPYM

  • YPYM diundang sebagai pemegang saham ekuitas permanen (tarif VS26: ≥26%)
  • 100% pemasaran digital dikendalikan dan dioperasikan oleh YPYM
  • Seluruh infrastruktur, konten, dan domain dikelola penuh oleh YPYM
  • Sistem akuisisi ekspor enam lapisan lengkap dibangun dan dioperasikan
  • Seluruh operasi SEO, produksi konten, dan intelijen pasar ekspor
  • SEO internasional per pasar prioritas (hreflang, multi-regional)
  • Kepatuhan GDPR, CCPA, PDPA dikelola oleh YPYM
  • Tanpa retainer · Tanpa biaya infrastruktur · Tanpa biaya muka

Ideal untuk: Eksportir yang siap memiliki bersama hasil digital dengan YPYM sebagai partner bisnis jangka panjang yang berkomitmen penuh.

Struktur Kinerja A Kepemilikan YPYM
Mulai Asesmen
$1 / prospek terkualifikasi
+
5-15% atas kontrak

YPYM memiliki seluruh aset digital · Nol biaya untuk eksportir

  • Website, domain, hosting, dan seluruh infrastruktur dimiliki YPYM
  • Seluruh konten, aset SEO, dan sistem teknis dimiliki YPYM
  • Nol biaya muka · Nol biaya infrastruktur bagi eksportir
  • $1 per prospek terkualifikasi yang dikonfirmasi (divalidasi oleh YPYM)
  • Komisi 5-15% atas laba ketika prospek dikonversi menjadi PKS yang ditandatangani
  • Tarif komisi dinegosiasikan pada asesmen berdasarkan niche dan sektor
  • Eksportir tetap memegang kepemilikan hukum penuh atas entitas bisnisnya

Ideal untuk: Eksportir yang ingin kehadiran digital yang sepenuhnya beroperasi dengan nol eksposur modal - YPYM menanggung seluruh biaya aset.

Struktur Kinerja B Kepemilikan Perusahaan
Mulai Asesmen
$1.7 / prospek terkualifikasi
+
8-20% atas laba

Perusahaan memiliki seluruh aset · YPYM berbasis kinerja saja

  • Perusahaan memegang kepemilikan penuh atas website, domain, dan seluruh konten
  • Perusahaan menanggung seluruh biaya tool dan infrastruktur operasional
  • Tanpa service fee - YPYM beroperasi murni atas dasar kinerja
  • $1,70 per prospek terkualifikasi yang dikonfirmasi YPYM
  • 8-20% dari laba ketika prospek dikonversi menjadi kontrak yang ditandatangani
  • Tarif komisi dinegosiasikan berdasarkan niche, industri, dan sektor
  • Seluruh kepemilikan aset digital berada di perusahaan sejak hari pertama

Ideal untuk: Eksportir mapan yang ingin mempertahankan kepemilikan aset digital sepenuhnya dan mengajak YPYM bekerja sama murni atas dasar kinerja.


Panduan Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan umum seputar Program Ekspor Bali - kelayakan, apa yang YPYM bangun, cara kerja kemitraan, dan apa yang bisa diharapkan dari proses asesmen.

YS
YPYM Venture Studio
Program Ekspor Bali · VS26
Aktif · Terbuka untuk Asesmen

Respons asesmen

Dalam 3 hari kerja

Status Program

Aktif · April 2026

Kirim Inquiry
Kelayakan
01 Siapa yang memenuhi syarat untuk Program Ekspor Bali?
Setiap UKM atau perusahaan menengah berbasis Bali yang terdaftar secara legal (PT atau CV), mengekspor atau berniat mengekspor produk fisik, dan memiliki pasar pembeli internasional yang dapat diidentifikasi. Tidak ada ambang batas pendapatan minimum. Proses asesmen terbuka.
02 Kategori produk apa saja yang tercakup?
Program bersifat agnostik kategori. Sangat cocok untuk: furnitur rotan buatan tangan, kerajinan keramik, tekstil alami, skincare dan kosmetik organik, produk kayu dan bambu, perhiasan perak dan kerajinan logam, pakaian tradisional, serta produk makanan khas dan hasil pertanian - semua kategori di mana sinyal asal geografis Bali membawa nilai premium di pasar internasional.
Kemitraan
03 Berapa biaya yang YPYM kenakan untuk Program Ekspor Bali?
YPYM mengoperasikan tiga struktur kolaborasi. Venture Studio: YPYM menjadi pemegang saham ekuitas permanen (tarif VS26 ≥26%) dengan tanggung jawab pemasaran 100% - tanpa retainer, tanpa biaya muka, tanpa biaya infrastruktur. Kepemilikan YPYM: YPYM memiliki seluruh aset digital (website, domain, konten, infrastruktur) dan hanya mengenakan $1 per prospek terkualifikasi yang dikonfirmasi plus komisi 5-15% ketika prospek dikonversi menjadi PKS yang ditandatangani - nol biaya bagi eksportir di luar itu. Kepemilikan Perusahaan: eksportir memiliki seluruh aset dan menanggung biaya tool, sementara YPYM mendapatkan $1,70 per prospek terkualifikasi plus 8-20% dari laba atas konversi. Persentase komisi lintas struktur kinerja dinegosiasikan pada asesmen dan bervariasi menurut niche, industri, serta sektor.
04 Apa saja yang sebenarnya dibangun YPYM?
YPYM membangun dan mengoperasikan sistem akuisisi ekspor enam lapisan secara lengkap: (1) pengembangan website, (2) perencanaan dan riset SEO, (3) operasi SEO berkelanjutan, (4) produksi konten, (5) SEO internasional dan pelokalan (hreflang, arsitektur multi-regional), dan (6) intelijen pasar ekspor. Website tersebut memuat 10 lapisan arsitektur wajib yang mencakup seluruh aspek proses due diligence buyer asing. Di bawah struktur Venture Studio dan Kepemilikan YPYM, seluruh aset dimiliki dan dioperasikan oleh YPYM. Di bawah Kepemilikan Perusahaan, kepemilikan penuh tetap berada di eksportir sejak hari pertama.
05 Siapa pemilik website dan aset digital?
Kepemilikan tergantung pada struktur kolaborasi yang dipilih. Di model Venture Studio, YPYM mengelola seluruh infrastruktur digital sebagai bagian dari kemitraan ekuitas. Di model Kepemilikan YPYM, YPYM secara eksplisit memegang 100% kepemilikan atas website, domain, hosting, dan seluruh konten - ini adalah fondasi dari struktur nol biaya bagi eksportir. Di model Kepemilikan Perusahaan, eksportir memegang kepemilikan penuh atas seluruh aset digital sejak hari pertama, dan YPYM beroperasi murni sebagai partner kinerja yang memperoleh pendapatan dari volume prospek dan konversi.
Hasil & Proses
06 Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil?
Hasil pencarian organik di kategori ekspor yang kompetitif umumnya membutuhkan 4 sampai 9 bulan untuk terkompoun. Pekerjaan infrastruktur website dan SEO teknis dimulai sejak hari pertama. Intelijen pasar ekspor disampaikan dalam 30 hari pertama. Infrastruktur penangkapan prospek aktif sejak bulan pertama - buyer dapat mulai menemukan dan mengajukan inquiry sebelum pencarian organik mencapai kecepatan penuh.
07 Apakah YPYM menangani kepatuhan untuk pasar tujuan?
Ya. YPYM mengelola kepatuhan GDPR untuk pengunjung UE, CCPA untuk pengunjung California/AS, dan PDPA untuk kewajiban data di Indonesia. YPYM juga memberikan panduan persyaratan sertifikasi pasar tujuan (SVLK/EUDR untuk produk kayu UE, CE marking, FDA untuk kosmetik/makanan AS, AQIS untuk Australia, dan lain lain) agar eksportir tahu sertifikasi mana yang perlu diprioritaskan sebelum memasuki pasar tertentu.
08 Bagaimana proses asesmen bekerja?
Kirim inquiry melalui form kontak atau email ke [email protected]. YPYM akan melakukan asesmen awal terhadap kategori produk, kehadiran digital saat ini, rekam jejak ekspor, dan status badan hukum dalam 3 hari kerja. Bila asesmen positif, kami akan menjadwalkan konsultasi terstruktur untuk menentukan struktur kemitraan dan lingkup yang sesuai. Tahap asesmen tidak dikenakan biaya dan tanpa kewajiban.
Get in touch
Choose the fastest way to reach us
15 Min Virtual Meeting Pick a time on Google Calendar
WhatsApp Us Chat directly on WhatsApp
For immediate feedback
Email Us We reply under 60 minutes